Jumat, 23 Agustus 2013

ahir dari semua

Episode terakhir NARUTO SHIPPUDEN Nah semua pasti sudah menungu nuggu bagaimana cerita terakhir dari NARUTO bukan ? Disini saya menjelaskan secara rinci bagaimana kisah terakhir dari serial NARUTO. Adapun meliputi : ~ Kematian Sasuke dan temannya ~ Pernikahan Baik saya mulai dari kematian Uchiha Obito : ........... Tentu saja semua juga tahu bahwa yg tersisa di perang dunia ninja yg ke-4 hanya akan menyisakan Uchiha Obito seorang,ke sembilan Bijuu akan berkumpul semua di dlam diri Naruto.Setelah mengalami pertempuran yang sangat sengit akhirnya Uchiha Obito kalah di dalam pertempuran. Tentu saja di pihak Naruto juga akan ada yang mati (saya tidak akan memberitahu karena tidak menyenangkan lagi jikalau di beritahu sekarang). Pesan terakhir yang di tinggalkan Obito hanya berterima kasih kepada ayah Naruto yg sudah menjadikan ia murid kesayangannya.Dan Obito memberikan sebelah kanan matanya kembali kepada Kakashi,seperti yang dulu sebelah kiri ia berikan kepada Kakashi.Sehingga sekarang guru Kakashi memiliki 2 buah mata Sharingan dan menguasai jurus pemecah bayangan milik Uchiha Obito. Kematian anak buah Sasuke :..... Setelah mengetahui rencana sasuke dan Orochimaru menyempurnakan kekuatan mata Shisui.Maka Naruto dan temen temannya mulai mencari mereka.Setelah menemukan mereka anak buah Sasuke menghalangi mereka.Terjadi pertempuran yang sangat sengit dimana kedua anak buah Sasuke terbunuh. Kematian Sasuke :......... Keahlian mata milik Sasuke telah sempurna sehingga ia berencana menghancurkan desa Konohagakure.Mengetahui rencana tersebut Naruto menghalangi Sasuke di tempat yg tidak asing lagi bagi mereka berdua.Yaitu Lembah Kematian Uchiha Madara vs Hashirama Senjo.Pertempuran mereka yang kedua kalinya disna yang sangat dahsyat menghancurkan kedua patung tersebut.Setelah di akhir kekuatan tersisa mereka akhirnya kembali jual beli pukulan yang terakhir.Yaitu Chidori milik Sasuke vs Rasengan milik Naruto.Semua juga mengetahui pada pertempuran pertama Naruto kalah bertarung dengan Sasuke.Tetapi pada akhirnya Naruto yg sekarang menembus dada milik Sasuke.Dan Naruto memenangi pertempuran dengan Sasuke. Pesan Terakhir Sasuke : ....... Sesaat sebelum kematian Sasuke.Naruto,guru Kakshi,dan Sakura berdiri di samping Sasuke.Sasuke berterima kasih kepada mereka yang telah mau berteman dengannya dari kecil hingga sekarang.Kebahagiian yang terpancar dari wajah Sasuke ini baru pertama dan terakhir kali di serial Shipudden tersebut.Sasuke berpesan kepada Naruto jangan melupakan ia sampai kapan pun.(Saya akan menjelaskan pada sesi Pernikahan yang terakhir nanti).Begitu akhir dari orang terakhir dari keluarga CLAN UCHIHA. Pernikahan : ........ Ini merupakan Ending dari kisah Naruto.Tentu saja semua akan menebak siapa akan kawin dengan siapa.Tentu saja saya akan menjelasknanya juga... 1. Guru Kakashi akan menikah dengan gadis penjual mie Ramen kesukaan Naruto dari kecil.Dan memiliki anak yang sangat lincah dan pandai.Tentu saja wajahnya sangat mirip dengan Sasuke berambut putih. 2. Rock Lee akan menikah dengan Haruno Sakura.Mereka miliki anak dengan Taijutsu yang sangat kuat yang sampai memukul Lee sampai melayang. 3. Nara Shikamaru akan menikahi Temari dari desa Suna.Di dalam kisah anak mereka mewarisi kekuatan bayangan dan Ninjutsu yan sangat kuat. 4. Gaara akan menikah dengan salah 1 muridnya yang mempunyai kekuatan medis.Tentu saja anak mereka sangat pendiam dan mirip dengan gaara waktu kecil. 5. Hyuuga Neiji akan menikahi TenTen.Tentu saja pemilik mata Byakugan akan jatuh kepada anaknya di tambah kehebata TenTen dlam ngajari Genjutsu yang sangat hebat. 6. Naruto menikah dengan Hyuga Hinata.Semua juga tentu tahu siapa pasangan terakhir dari Naruto.Memilik anak dengan mata Byakugan di tambah memilik chakra yg sangat bnyak milik Naruto tentu miliki kekuatan yang sangat kuat.Adapun nama dari anak tersebut di beri nama Uzumaki Nahito Sasuke..Uzumaki berasal dari clan milik ayah Naruto,sedangkan Nahito pergabungan Naruto dan Hinata,sementara Sasuke ialah sebagai Ucapan terakhir sahabat terbaik Naruto. Ending terakhir Naruto di angkat menjadi Hokage ke 6.Disaat ia dengan Nahito berdiri di patung milik ayah Naruto.Naruto mengeluarkan jurus Kuchiyose No jutsu siluman 2 katak yang sudah tumbuh sangat besar dan memiliki anak.Anak katak itulah yang akan menjadi milik Nahito ketika ia besar nanti.Setelah bercerita cukup panjang 2 episode Naruto dan Nahiko terbang ke angkasa di tangkap kedua katak raksasa tersebut ke luar Desa Konohagakure.Dan membuat sang Ibu Hinata dan penduduk desa termasuk semua teman Naruto terkagum kagum melihat mereka terbang di atas mereka.Terbang menuju matahari terbenam dari senyum wajah mereka berdua dan di akhiri raungan keras milik Kurama si musang ekor 9 mengakhiri kisah cerita Naruto dan kawan kawan.

Kamis, 22 Agustus 2013

"Jinchiriki Juubi "

Sambil membentuk suatu segel, Obito terus berteriak. Sementara itu, Madara terlihat tenang-tenang saja. "Obito, sejak awal kau memang kupersiapkan untuk nanti menghidupkanku kembali." ucap Madara. Saat itu, Obito yang baru saja diselamatkan oleh Madara tua sempat bertanya, "Apa kau yang sudah menyelamatkanku, pak tua?? Terimakasih.." kemudian, Madara waktu itu membalas, "Masih terlalu dini untuk berterimakasih padaku. Suatu hari nanti..." "Kau akan membayarnya." ucap Madara saat ini. Yah, saat inilah Obito dipaksa untuk membayar budi Madara dulu. Setelah dulu Madara menyelamatkannya, Kini ia mau Obito juga membantunya untuk hidup kembali. Naruto Chapter 637 - Jinchuriki Juubi Teks Version by www.Beelzeta.com "Madara mengendalikannya dengan charkanya.." ucap Hashirama dalam hati. "Apa itu... kinjutsu Rikudou, Rinne Tensei?? Kita tak boleh membiarkannya hidup kembali." lanjut Hashirama. "Anak-anak, kalianlah yang paling dekat dengannya, hentikan jutsu dari orang yang ada di atas Juubi itu, sekarang!!" teriak Hashirama pada Naruto dan yang lainnya. Sasuke langsung menerobos, seolah ingin segera menyelesaikannya sendiri. "Tunggu, Sasuke!!" teriak Naruto. "Begitu ya, sekarang aku mengerti.." ucap Minato. Di sisi Hashirama, ia kembali menciptakan beberapa bunshin kayu. "Ini adalah batas berapa banyak aku bisa menciptakan bunshin dalam keadaan seperti ini.." pikirnya. Untuk diingat, para kage masih sedang membentuk segel untuk menahan kurungan. "Kagebunshin no Jutsu!!" Tobirama juga mengeluarkan bunshin. "Hanya dua, inilah yang terbaik yang bisa kulakukan.." pikirnya. Minato juga bersiap dengan membentuk suatu segel tangan. "Apa kalian bersiap untuk menyerangku?? Kalaupun begitu kalian tak akan mendapatkan Obito tepat waktu.." ucap Madara. "Dan kalian pasti mengerti, kan, kalian tak akan bisa menghentikanku hanya dengan bunshin.." "Ukhhh!!!" Obito masih tampak kesakitan. Dan di saat-saat itu, ia teringat akan teman-temannya. Kakashi, Rin, juga gurunya. Di sisi Sasuki, ular yang ditungganginya terus menerobos menuju puncak, menuju tempat Obito. Tapi kemudian, tangan-tangan yang muncul dari tubuh Juubi menghalanginya. Namun meski begitu, jaraknya sekarang sudah cukup. "Sudah cukup sampai di sini saja, Aoda, menghilanglah!!" perintah Sasuke. "Aku mengerti, Sasuke-sama!!" ucap Aoda dan kemudian ia menghilang. Sasuke kemudian meloncat, membentuk Susano'o dan kemudian bersiap untuk melesatkan anak panahnya. Di sisi Obito, ia terus teringat dengan saat-saat itu. Waktu itu, Kakashi sedang bersama dengan Rin, berdua. Sementara Obito, ia bersama dengan gurunya, Minato, tak jauh dari tempat itu. "Jangan menyerah." ucap Minato waktu itu. "Rin.. kau menyukainya, bukan? Suatu hari nanti, kita akan menjadi hokage.. Obito.." ucapnya lagi. Batsss!!! sebelum Sasuke melesatkan anak panahnya, Minato sudah berada di hadapan Obito dan langsung menebas tubuh Obito. "Se-sensei.." "Obito..?" Minato baru sadar. Ia langsung ingat dengan kejadian itu. Manusia bertopeng yang ia lawan dulu, Minato baru sadar kalau itu Obito. "Apa itu... kau??" tanya Minato. "Yah, itu kesalahan.." ucap Madara. "Tapi.." "Apa mereka melakukannya??" para shinobi bertanya-tanya. "Itu hokage keempat!!" ucap shinobi yang lain. "Dia menggunakan kage bunshin dengan shunshin no jutsu. Apa sejak awal dia sudah menandainya??" pikir hokage kedua. "Tanda Hiraishin tak pernah menghilang. Aku belum memberitahumu itu kan, Obito?" ucap hokage keempat. Tampaknya, tanda bekas pertarungan yang dulu masih tersisa sampai sekarang. "Kalau kau masih hidup, aku ingin kau menjadi hokage." ucap Minato. "Kenapa.." "Pada akhirnya semua ini berakhir dengan cepat. Sekarang yang harus kita lakukan adalah menyegel zombie itu, dan perang akan berakhir." ucap Sasuke. "Tentu saja, kita juga akan mengurus raksasa ini nanti." "Kenapa.. kau yakin sekali kalau perang ini akan segera berakhir?? pengkhianat.." ternyata Obito masih sadar. Sasuke dan hokage keempat kaget. Dan secara mengejutkan dan tiba-tiba, tubuh Juubi menciut. "Dia memblok usaha Madara untuk mengendalikannya!! Karena sejak awal, inilah yang diinginkannya!! Dia ingin menjadi... Jinchuriki Juubi!!" Secara mengejutkan yang akan menjadi jinchuriki Juubi adalah Obito, dan ia telah terlahir.

obitho yang sekarang

Sebelumnya Cerita Naruto Episode 635 Dua sahabat lama Obito dan Kakashi kini sama-sama saling menusuk. Hingga kemudian, Kakashi berkata, "Obito, apa masih belum cukup??" dan mendadak bayangan mereka berdua lenyap begitu saja. "Aku sudah muak, ayo kita hentikan genjutsu ini.." ucap Kakashi lagi. Dan ya, semua itu tadi hanyalah genjutsu yang Obito ciptakan, termasuk lubang di dadanya. Semua itu hanyalah genjutsu belaka. "Aku tak mau bertarung selamanya.." Kakashi tak mau membuang-buang waktu lagi, dan tampaknya akan serius. "Masa depanmu adalah kematian.." ucap Kakashi pada Obito, seolah semakin mempertegas niatnya untuk tidak menunda-nuda lagi. "Maju saja.." Obito tak mau kalah dan ikut memasang kuda-kuda. Kakashi dan Obito sama-sama memasang kuda- kuda tanda hormat ninja sebelum bertarung, dan hal itu membuat Kakashi teringat akan masa lalu. Saat itu, ketika mereka masih kanak-kanak, mereka pernah berada dalam posisi yang mirip dengan saat ini. Mereka berdua sama-sama memasang kuda-kuda, dan hendak bertarung. Bedanya, waktu itu adalah latih tanding, dan Minato mengawasi mereka. "Baiklah, pertarungan dimulai!!" Minato memulainya. Kakashi dan Obito saling serang, dan sama persis di saat sekarang dalam pertarungan mereka yang juga telah dimulai. Benar-benar mirip, bahkan gerakan dan jenis jurus yang digunakan. "Katon: Goukakyuu no Jutsu!!" Obito menyerang Kakashi dengan semburan api. Kakashi mampu menghindarinya, dan terus maju menyerang dengan menggunakan kunainya. Batsss!!! Mereka saling tebas dan sama-sama mampu menghindar. "Obito... Tekadmu yang dulu... Masih terus... Ada di dekatku... " Pertarungan terus berlanjut. "Yang bisa kulakukan sekarang adalah... melindungi Naruto!!" "Kau... yah, semua orang..Suatu hari nanti... akan menjadi sepertiku..." "Sasuke adalah seorang ninja pelarian.. Seharusnya dia dibunuh..." "Aku pasti akan membawa kembali Sasuke!!!" ucap Naruto dulu. Kakashi masih ingat betul dengan saat-saat itu. Sambil tetap menghadapi Obito, sosok Naruto terus tergambar di benaknya. "Naruto... kau tak akan pernah kehilangan jalanmu.. Kau lebih kuat dariku... Dan jauh lebih unik... " Kini Kakashi telah berhasil menjatuhkan Obito, sama seperti waktu mereka masih kecil dulu. Waktu itu, Kakashi juga berhasil menjatuhkannya dan kemudian menodongkan kunai ke wajahnya. "Baik, sudah cukup pertarungannya, pemenangnya Kakashi. Ayo kalian saling menghormat.." ucap Minato saat itu. Waktu itu mereka berjabat jari, tanda perdamaian, namun tidak saat ini. "Hanya ini yang bisa kulakukan saat ini.. aku akan melakukan apa yang kubisa. Untuk melindungi Obito yang dulu... aku harus... membunuh Obito yang sekarang!!" Tak ada istilah damai, lalu Kakashi melanjutkan serangannya hingga benar-benar menembus tubuh Obito, dan ini bukanlah genjutsu. "Uukhhh!!!" Obito menghempaskan dirinya ke belakang, dan begitu pula dengan Kakashi. Tampak tubuh Obito menyisakan lubang yang dalam, yang seperti dikatakan tadi bukanlah genjutsu seperti sebelumnya. "Ini sudah berakhir, Obito.." ucap Kakashi. "Haah... haah... kau mungkin memenangkan pertarungan ini.." ucap Obito. "Tapi... aku tak akan membiarkanmu memenangkan perangnya!!!" Obito menggunakan jutsu dimensinya dan kembali ke medan perang. "Ukh!!" Tampaknya Kakashi hendak mengejar, namun energinya telah terkuras. Di medan perang, di sisi Madara, tampak Susano'onya telah berhasil menusuk tubuh bunshin Hashirama, meski Madara cuma duduk-duduk. "Hashirama.. kau terlalu banyak memfokuskan kekuatanmu pada tubuhmu yang aslu, bunshin mu jadi tidak menyenangkan untuk dipakai bermain.." ucap Madara. "Madara.. kau juga telah..." Brukkk... Bunshin Hashirama kembali menjadi kayu dan kemudian lenyap. Kemudian, Madara merasakan sesuatu. "Itu??" suatu pusaran muncul tak jauh darinya, dan kemudian Obito muncul dari sana. Dalam keadaan sekarat. "Uukhh..." "Aku tak membutuhkannya lagi.." ucap Madara dalam hati. Ia kemudian bersiap untuk melakukan sesuatu. "Aku ingin bertarung melawan Hashirama sebelum menjadi Jinchuriki, tapi... sepertinya tak ada cara lain lagi.." "Gyaaahhh!!!" Obito berteriak bersamaan dengan segel yang Madara rapal. "Tubuhku..." Obito merasakan ada sesuatu yang salah dari tubuh bagian kirinya, tubuh yang diutak- atik Madara dulu. "Gyaaahhh!!!" setengah tubuh Obito berubah menjadi gelap. "Inilah waktunya untuk membangkitkanku kembali menggunakan Rinne Tensei.." pikir Madara. Ia hendak menggunakan Obito untuk merapalkannya jutsu pembangkit tersebut. Obito seolah tak mampu mengendalikan dirinya, dan kemudian setelah sebelumnya sempat teringat akan Rin, Obito pun bangkit dan membentuk segel tangan, "Woooooaaahhhh!!!!!"

perkembangan TIK di INDONESIA

Sejarah

Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata memberi sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama yaitu temuan telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Amerika, bahkan kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global. Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an. Komputer elektronik pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu (integrated electronics) pada tahun 1957. Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini. Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (content) berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang. Konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia.
Penerapan TIK dalam Pendidikan di Indonesia

Indonesia pernah menggunakan istilah telematika (telematics) untuk arti yang kurang lebih sama dengan TIK yang kita kenal saat ini. Encarta Dictionary mendeskripsikan telematics sebagai telecommunication + informatics (telekomunikasi + informatika) meskipun sebelumnya kata itu bermakna science of data transmission. Pengolahan informasi dan pendistribusiannya melalui jaringan telekomunikasi membuka banyak peluang untuk dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan manusia, termasuk salah satunya bidang pendidikan. Ide untuk menggunakan mesin-belajar, membuat simulasi proses-proses yang rumit, animasi proses-proses yang sulit dideskripsikan sangat menarik minat praktisi pembelajaran. Tambahan lagi, kemungkinan untuk melayani pembelajaran yang tak terkendala waktu dan tempat juga dapat difasilitasi oleh TIK. Sejalan dengan itu mulailah bermunculan berbagai jargon berawalan e, mulai dari e-book, e-learning, e-laboratory, e-education, e-library, dan sebagainya. Awalan e bermakna electronics yang secara implisit dimaknai berdasar teknologi elektronika digital. Pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di Indonesia telah memiliki sejarah yang cukup panjang. Inisiatif menyelenggarakan siaran radio pendidikan dan televisi pendidikan merupakan upaya melakukan penyebaran informasi ke satuan-satuan pendidikan yang tersebar di seluruh nusantara. Hal ini adalah wujud dari kesadaran untuk mengoptimalkan pendayagunaan teknologi dalam membantu proses pembelajaran masyarakat. Kelemahan utama siaran radio maupun televisi pendidikan adalah tidak adanya feedback yang seketika. Siaran bersifat searah yaitu dari narasumber atau fasilitator kepada pembelajar. Introduksi komputer dengan kemampuannya mengolah dan menyajikan tayangan multimedia (teks, grafis, gambar, suara, dan gambar bergerak) memberikan peluang baru untuk mengatasi kelemahan yang tidak dimiliki siaran radio dan televisi. Bila televisi hanya mampu memberikan informasi searah (terlebih jika materi tayangannya adalah materi hasil rekaman), pembelajaran berbasis teknologi internet memberikan peluang berinteraksi baik secara sinkron (real time) maupun asinkron (delayed). Pembelajaran berbasis Internet memungkinkan terjadinya pembelajaran secara sinkron dengan keunggulan utama bahwa pembelajar maupun fasilitator tidak harus berada di satu tempat yang sama. Pemanfaatan teknologi video conference yang dijalankan dengan menggunakan teknologi Internet memungkinkan pembelajar berada di mana saja sepanjang terhubung ke jaringan komputer. Selain aplikasi unggulan seperti itu, beberapa peluang lain yang lebih sederhana dan lebih murah juga dapat dikembangkan sejalan dengan kemajuan TIK saat ini.
Buku Elektronik

Buku elektronik atau e-book adalah salah satu teknologi yang memanfaatkan komputer untuk menayangkan informasi multimedia dalam bentuk yang ringkas dan dinamis. Dalam sebuah e-book dapat diintegrasikan tayangan suara, grafik, gambar, animasi, maupun movie sehingga informasi yang disajikan lebih kaya dibandingkan dengan buku konvensional. Jenis e-book paling sederhana adalah yang sekedar memindahkan buku konvensional menjadi bentuk elektronik yang ditayangkan oleh komputer. Dengan teknologi ini, ratusan buku dapat disimpan dalam satu keping CD atau compact disk (kapasitas sekitar 700MB), DVD atau digital versatile disk (kapasitas 4,7 sampai 8,5 GB) maupun flashdisk (saat ini kapasitas yang tersedia sampai 16 GB). Bentuk yang lebih kompleks dan memerlukan rancangan yang lebih cermat misalnya pada Microsoft Encarta dan Encyclopedia Britannica yang merupakan ensiklopedi dalam format multimedia. Format multimedia memungkinkan e-book menyediakan tidak saja informasi tertulis tetapi juga suara, gambar, movie dan unsur multimedia lainnya. Penjelasan tentang satu jenis musik misalnya, dapat disertai dengan cuplikan suara jenis musik tersebut sehingga pengguna dapat dengan jelas memahami apa yang dimaksud oleh penyaji.
E-learning

Beragam definisi dapat ditemukan untuk e-learning. Victoria L. Tinio, misalnya, menyatakan bahwa e-learning meliputi pembelajaran pada semua tingkatan, formal maupun nonformal, yang menggunakan jaringan komputer (intranet maupun ekstranet) untuk pengantaran bahan ajar, interaksi, dan/atau fasilitasi. Untuk pembelajaran yang sebagian prosesnya berlangsung dengan bantuan jaringan internet sering disebut sebagai online learning. Definisi yang lebih luas dikemukakan pada working paper SEAMOLEC, yakni e-learning adalah pembelajaran melalui jasa elektronik. Meski beragam definisi namun pada dasarnya disetujui bahwa e-learning adalah pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi elektronik sebagai sarana penyajian dan distribusi informasi. Dalam definisi tersebut tercakup siaran radio maupun televisi pendidikan sebagai salah satu bentuk e-learning. Meskipun radio dan televisi pendidikan adalah salah satu bentuk e-learning, pada umumnya disepakati bahwa e-learning mencapai bentuk puncaknya setelah bersinergi dengan teknologi internet. Internet-based learning atau web-based learning dalam bentuk paling sederhana adalah website yang dimanfaatkan untuk menyajikan materi-materi pembelajaran. Cara ini memungkinkan pembelajar mengakses sumber belajar yang disediakan oleh narasumber atau fasilitator kapanpun dikehendaki. Bila diperlukan dapat pula disediakan mailing list khusus untuk situs pembelajaran tersebut yang berfungsi sebagai forum diskusi. Fasilitas e-learning yang lengkap disediakan oleh perangkat lunak khusus yang disebut perangkat lunak pengelola pembelajaran atau LMS (learning management system). LMS mutakhir berjalan berbasis teknologi internet sehingga dapat diakses dari manapun selama tersedia akses ke internet. Fasilitas yang disediakan meliputi pengelolaan siswa atau peserta didik, pengelolaan materi pembelajaran, pengelolaan proses pembelajaran termasuk pengelolaan evaluasi pembelajaran serta pengelolaan komunikasi antara pembelajar dengan fasilitator-fasilitatornya. Fasilitas ini memungkinkan kegiatan belajar dikelola tanpa adanya tatap muka langsung di antara pihak-pihak yang terlibat (administrator, fasilitator, peserta didik atau pembelajar). ‘Kehadiran’ pihak-pihak yang terlibat diwakili oleh e-mail, kanal chatting, atau melalui video conference.